Disaster Radar Indonesia Logo
DISASTER RADAR
Monitoring Bencana
TENTANG KAMI & TUJUAN PLATFORM

Tentang Disaster Radar Indonesia

Platform peta bencana independen yang merangkum data resmi BMKG, BNPB, dan PVMBG ke dalam satu tampilan agar mudah dipantau seluruh masyarakat Indonesia.

Misi & Latar Belakang

Indonesia berada di jalur Cincin Api Pasifik (*Ring of Fire*) dan pertemuan lempeng tektonik dunia, sehingga rawan terhadap gempa bumi, letusan gunung api, tsunami, banjir, tanah longsor, dan cuaca ekstrem.

Seringkali masyarakat kesulitan karena sumber informasi tersebar di banyak tempat: data gempa di BMKG, data banjir di BNPB, status gunung api di PVMBG, dan info sebaran abu di Darwin VAAC. Disaster Radar Indonesia hadir untuk menyatukan seluruh laporan resmi ini ke dalam satu peta interaktif yang cepat, akurat, dan mudah dipahami siapa saja.

Awal Mula Pengembangan

Platform ini awalnya dikembangkan dari proyek AshWatch, modul khusus pemantau sebaran abu vulkanik untuk jalur penerbangan. Fitur pemantauan 127+ gunung api aktif dan pergerakan abu dari buletin resmi Darwin VAAC tetap dipertahankan dan kini disempurnakan menjadi bagian dari Disaster Radar Indonesia.

Teknologi yang Digunakan

Platform ini dirancang agar ringan dan dapat diakses cepat bahkan di ponsel dengan jaringan lambat:

  • Next.js & React CepatHalaman dimuat seketika dan hemat kuota data internet saat dibuka di berbagai perangkat.
  • Peta Interaktif RinganMenggunakan OpenStreetMap bertema gelap yang nyaman di mata dan lancar digeser atau diperbesar.
  • Penyatuan Data OtomatisMengambil data terbaru secara berkala dari BMKG, BNPB, PVMBG MAGMA, dan Darwin VAAC.
  • Deteksi Jarak OtomatisMenghitung jarak lokasi pengguna ke pusat gempa atau letusan gunung api secara instan di peramban.

Penafian Independensi & Keselamatan

Disaster Radar Indonesia adalah proyek independen untuk edukasi publik dan penyebaran informasi kebencanaan. Kami bukan lembaga resmi pemerintah Republik Indonesia. Seluruh informasi disajikan "apa adanya" dari sumber terbuka lembaga penanggung jawab terkait.

Dalam kondisi darurat atau saat bencana terjadi di wilayah Anda, selalu patuhi komando resmi dan instruksi evakuasi yang dikeluarkan oleh BNPB, BPBD setempat, aparat kepolisian, TNI, atau Basarnas.