Sumber Data Resmi
Disaster Radar Indonesia menampilkan data langsung dari lembaga resmi pemerintah seperti BMKG, BNPB, dan PVMBG tanpa mengubah isi aslinya, sehingga data selalu akurat dan dapat dipercaya.
BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika)
BMKG menyediakan data telemetri kegempaan otomatis real-time (M≥5.0, gempa dirasakan MMI, katalog seismik 60+ kejadian terakhir) serta sistem peringatan dini tsunami nasional (InaTEWS).
BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) & InaRISK
BNPB mengelola basis data kejadian bencana banjir, tanah longsor, karhutla, serta peta zona bahaya spasial InaRISK untuk penilaian kerentanan penduduk dan infrastruktur.
PVMBG / MAGMA Indonesia (Badan Geologi ESDM)
PVMBG bertanggung jawab atas penetapan 4 tingkat status resmi aktivitas gunung api (Level I Normal, Level II Waspada, Level III Siaga, Level IV Awas) untuk 127 gunung api aktif di Indonesia.
Darwin VAAC (Bureau of Meteorology Australia)
Volcanic Ash Advisory Centre (VAAC) regional Darwin di bawah otoritas ICAO menerbitkan buletin poligon sebaran abu vulkanik aktif teramati dan prakiraan pergerakan angin (+6h, +12h, +18h) untuk wilayah Indonesia.
OpenStreetMap (OSM) Cartography
Penyedia raster tiles peta dasar dunia yang bebas lisensi proprietary. Disaster Radar Indonesia menerapkan kalibrasi kontras tinggi untuk kenyamanan pemantauan malam dan pusat komando.
Komitmen Integritas & Keaslian Data
Sistem kami tidak pernah memodifikasi skala magnitudo gempa, batas koordinat poligon abu, status level gunung api, atau laporan genangan air. Seluruh algoritma bertindak murni sebagai pengagregasi spasial deterministik guna menyajikan gambaran kebencanaan yang objektif bagi masyarakat.